Blakasuta Ed. 11 2007
Setelah reformasi bergulir, keadaan pertanian belum beranjak membaik. Para petani tetap cenderung merugi, karena ketidak seimbangan antara biaya yang dikeluarkan dengan hasil panen. Angin segar mulai terasa setelah pemerintah menaikkan harga gabah 15%. Tragisnya, kenaikan harga gabah itu juga disusul dengan kenaikan kebutuhan pokok petani termasuk benih dan pupuk. Sebagai potret kecil, kehidupan petani di Babakan Mulya Kuningan mungkin bisa menjadi bahan pembelajaran bagi kita.
Untuk lebih lengkapnya, silakan click di sini untuk membuka pdf-nya.



Google
Facebook
Twitter
Myspace
Linkedin
Yahoo
Digg
Del.icoi.us
Windows Live
Furl
Reddit
Blogger
Technorati
Rain Concert 