Obrok Buroq Tradisi Membangunkan Sahur di Cirebon

E-mail Cetak PDF
Malam sudah larut. Namun, subuh belum tiba. Sekelompok pemuda tampak berjalan bergerombol sambil memainkan rebana. Bahkan, di tengah-tengah gerombolan ini tampak semacam ondel-ondel Betawi. Tapi, berbentuk binatang. Mereka ini bukan tengah tampil dalam pertunjukan. Mereka juga bukan tengah latihan. Tapi, gerombalan pemuda ini ternyata tengah melakukan tradisi membangunkan orang untuk sahur. Obrok Buroq, begitulah sebutan tradisi berkembang di kawasan Desa Pakijangan, Kecamatan Bulukamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Tradisi Obrok Buroq sebenarnya tak hanya diisi oleh permainan orkes rebana. Tapi, juga tari-tarian seperti tari Kuda Lumping. Para penari kuda lumping ini rata-rata berusia antara delapan hingga 12 tahun. Para penari juga harus bisa memainkan atraksi yang hampir mirip dengan barongsai, yakni tari Buroq.

Tari Buroqlah yang sebenarnya inti dari tradisi Obrok Buroq. Buroq adalah hewan tunggangan yang dipercaya sebagai kendaraan yang digunakan Nabi Muhammad SAW saat melaksanakan perjalanan Isra Miraj. Dari legenda tentang hewan Buroq inilah, kesenian Obrok Buroq dikembangkan di Desa Pakijangan, Kecamatan Bulukumba.

Konon, seni Buroq muncul pertama kali pada sekitar 1934 dari para seniman Badawang yang kebetulan pembuat boneka-boneka besar di wilayah Cirebon, Jawa Barat. Seni pembuatan boneka yang semula dimaksudkan sebagai salah satu sarana syiar Islam ini lambat laun menyebar ke daerah-daerah lainnya di sekitar Cirebon, seperti Losari, Brebes, Banjarharja, Kuningan, dan Indramayu.

Pemunculan boneka ini sendiri awalnya memang lebih ditujukan untuk memperingati Isra Miraj. Tapi lama-kelamaan, boneka ini juga kerap dimunculkan dalam keriaan-keriaan bernapaskan Islam, seperti acara khataman Alquran, khitanan dan membangunkan orang sahur seperti di Desa Pakijangan.

Suasana Ramadan di Desa Pakijangan, sebenarnya hampir tak ada bedanya dengan suasana bulan Puasa di wilayah-wilayah masyarakat muslim lainnya. Setelah berbuka, masyarakat memenuhi masjid untuk melaksanakan salat Tarawih. Yang membedakan adalah ketika dini hari tiba. Saat warga lainnya masih terlelap tidur, para pemuda dan seniman Buroq justru berkumpul di salah satu sudut desa bersiap-siap membangunkan warga lainnya agar melaksanakan sahur. Di Desa Pakijangan, tradisi ini sudah dilakukan para pemain orkes Buroq Bandarjaya pimpinan Wasjan sejak 20 tahun lampau.

Setelah semua siap, boneka Buroq yang menggambarkan kendaraan Rasulullah ini mulai dimainkan. Boneka berbentuk seperti kuda terbang berkepala bidadari berparas ayu ini, dimainkan dua orang penari laki-laki. Sementara puluhan warga lainnya meramaikan kegiatan Obrok Buroq ini. Dilengkapi kesenian tradisional gendang Cirebonan dan rebana, obor pun dinyalakan dan secara beriringan rombongan Obrok Burok ini mulai mengelilingi kampung.

Dalam arak-arakan ini, boneka Buroq diiringi boneka-boneka lainnya yang juga menyerupai hewan. Keragaman ini sekaligus menyimbolkan kemajemukan masyarakat yang meskipun berbeda-beda bisa rukun dan hidup bersama. Tradisi ini juga membuat suasana bulan Suci senantiasa terasa hangat di Desa Pakijangan. Ibadah wajib ini mereka jalankan dengan penuh kegembiraan sambil mempererat tali persaudaraan agar memperoleh rahmat dan ampunan.


Sumber: www.lintasberita.com

 

Comments  

 
0 #1 bature alip 2008-09-24 02:11
Iyah lah karo batur dewek
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

Resensi Buku

 

Bertemu dengan Para Pemikir Islam dalam Buku Pak Kiai

 Secara khusus, Kiai Husein hanya membahas tiga kitab dan ditambah dua sosok pemikir...

 

Nalar Islam Nusantara

Berdasarkan studi terhadap ormas-ormas Islam di Indonesia dapat diketahui adanya kecenderu...

Feed RSS

feed-image Feed

Add to Google

Statistik

Anggota : 439
Konten : 884
Web Link : 13
Jumlah Kunjungan Konten : 1234966

Yang Online

Kami memiliki 51 Tamu online

PEMBERITAHUAN: Alamat kantor kami yang semula di JL. SURATNO NO. 37 Cirebon, mulai Kamis, 08 Desember 2011 pindah di JL. SWASEMBADA NO. 15 MAJASEM - KARYAMULYA CIREBON JAWA BARAT 45132 Telp./Fax. 62-231-8301548