Keimanan: Keyakinan Personal

E-mail Cetak PDF

Kepercayaan kepada Tuhan pertama-tama merupakan masalah personal, individu, pribadi. Ia ada dalam hati sanubari masing-masing orang. Dengan akal yang diberikan Tuhan, orang diberikan kebebasan menentukan sendiri keyakinan dan kepercayaannya. Dengan kata lain orang tidak bisa memaksakan keyakinan kepada orang lain. “Lâ ikraha fi al-din, Qad tabayyana al-rusyd min al-ghay” (tidak ada pemaksaan dalam hal keyakinan agama, sebab sesungguhnya yang benar dan yang menyimpang telah benar-benar jelas). Nabi Muhammad sendiri bukan orang yang memaksakan kehendaknya terhadap orang lain: “lasta ‘alaihim bi musaithir” (kamu bukan orang yang bisa memaksa), kata al-Qur’ân. Allah juga menyatakan: “Andaikata Tuhanmu menghendaki niscaya semua orang di muka bumi akan beriman. Apakah kamu akan memaksa orang sehingga mereka beriman?”. [Qs. Yûnus (10): 99]. Di tempat lain dinyatakan: “Andaikata bukan karena pembelaan Tuhan terhadap apa yang diyakini orang satu atas yang lain, niscaya biara-biara, kuil-kuil, rumah-rumah ibadah orang Yahudi dan masjid-masjid yang di dalamnya banyak disebut Nama Allah. Sesungguhnya Allah pasti menolong orang-orang yang menolong Agama-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa”.(Qs. Al-Hajj [22]: 40).[]

 

 

Comments  

 
0 #2 supra shoessupra shoes 2010-12-25 08:23
This is very detailed and informative article. Thanks for helping me solve my dilemma!
Quote
 
 
0 #1 matur nuwun Buya ... Hamzah fahmi reza 2010-01-02 09:35
Assalamu'alaikum ... Buya .. kalo boleh, reza tambah sedikit GULA ya ... supaya lebih gurih ^_^ GULAnya reza ambil dari Qs. Al-Mulk > Maha Suci Allah yang di Tangan Nya lah semua kerajaan, dan Dia mampu atas segala sesuatu. Dia lah yang telah menciptakan maut & hayat, untuk menguji kamu ... Siapakah diantara kalian yang paling baik amal nya ? dengan sedikit GULA ini > semangat da'wah fi sabilillah kita yang rasanya hampir hilang karena terlalu banyak AIR (=>Dengan kata lain orang tidak bisa memaksakan keyakinan kepada orang lain.) dalam masakan Buya, akan muncul kembali ... YA kita nda bisa memaksakan keyakinan kepada orang lain ... tapi kita punya kewajiban da'wah fii sabilillah ... ( mengajak pada ma'ruf & mencegah ke-munkar-an ) iya kan Buya ? ^_^ reza masak dulu ya Buya .. Assalamu'alaikum ... khutbah jumat tadi siang nda kedengeran, jamaah di luar pada khutbah sendiri2 sih ...
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

Resensi Buku

 

Bertemu dengan Para Pemikir Islam dalam Buku Pak Kiai

 Secara khusus, Kiai Husein hanya membahas tiga kitab dan ditambah dua sosok pemikir...

 

Nalar Islam Nusantara

Berdasarkan studi terhadap ormas-ormas Islam di Indonesia dapat diketahui adanya kecenderu...

Feed RSS

feed-image Feed

Add to Google

Statistik

Anggota : 439
Konten : 884
Web Link : 13
Jumlah Kunjungan Konten : 1234862

Yang Online

Kami memiliki 70 Tamu online

PEMBERITAHUAN: Alamat kantor kami yang semula di JL. SURATNO NO. 37 Cirebon, mulai Kamis, 08 Desember 2011 pindah di JL. SWASEMBADA NO. 15 MAJASEM - KARYAMULYA CIREBON JAWA BARAT 45132 Telp./Fax. 62-231-8301548