
Kenduri adalah hajatan. Bagi masyarakat di pedesaan seperti di Cirebon, hajatan adalah bentuk dari rasa syukur kepada Tuhan pencipta atas apa yang diberikan kepadanya. Dan hajatan dilakukan biasanya pada waktu-waktu penting, seperti ulang tahun atau haul dan mengundang saudara kerabat tetangga dan lainnya. Ulang tahun biasanya dianggap adalah tonggak sejarah dimana kehidupan dimulai.
Oleh karena itu memperingatinya merupakan kebaikan, dan dijadikan sarana introspeksi diri ( Arab, muhasabah). Apa yang sudah diraih dan dicapai dalam kurun waktu tertentu? Sampai ke mana prestasi kita yang sudah teraih? Waktu yang telah diberikan Allah, Tuhan semesta alam, dipergunakan untuk apa saja? Kebaikankah atau kejahatankah? Berkualitaskah atau tidak? Abraham Lincoln, mantan Presiden Amerika Serikat pernah mengatakan: “Dan kelak, yang paling penting, bukan berapa lama tahun yang kamu lewati. Tetapi, bagaimana kamu menjalani kehidupanmu sepanjang tahun-tahun tersebut.”
Fahmina sejak didirikan pada bulan November tahun 2000, Fahmina-Institute telah dicanangkan untuk bergerak pada kajian sosial keagamaan dan pendampingan masyarakat marjinal. Melalui program-program yang dilaksanakan, Fahmina selalu berjuang untuk menciptakan struktur sosial yang lebih adil, di mana setiap orang akan menjadi berdaya dan memiliki kesempatan yang sama untuk bisa menjadi kuat, baik secara politik, sosial maupun budaya.
Program-program dikembangkan berdasarkan pada kerangka dasar berikut ini: Mengacu pada visi dan misi, yaitu pengembangan dan penyebarluasan wacana keagamaan kritis yang mengarah pada perubahan sosial yang berkeadilan (al-‘adalah) dan demokratis, dan memfasilitasi keberdayaan dan melakukan pembelaan terhadap masyarakat yang tertindas melalui penguatan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya. Mendasarkan pada rekomendasi hasil penelitian pendahuluan (preliminary research). Berorientasi pada transformasi sosial melalui pengguliran issue-issue strategis dari kenyataan sosial yang digeluti oleh masyarakat. Mendasarkan pada argumen-argumen teologis pada khazanah intelektual dan peradaban keislaman, baik klasik maupun kontemporer. Memprioritaskan pada penguatan tiga ranah Sosial-intelektual: program diarahkan pada produksi wacana keagamaan kritis dan penguatan teologi pembebasan sebagai basis gerakan sosial. Sosial-budaya: program diarahkan pada pengembangan kultur masyarakat yang berorientasi pada perubahan sosial untuk keadilan sosial Sosial-politik: program diarahkan pada pengorganisasian berbagai kelompok masyarakat agar mandiri, berdaya, dan mampu menciptakan kebijakan publik yang adil. Mengupayakan realisasi program melalui: Pengkajian dan penelitian yang berorientasi pada transformasi sosial. Pendidikan yang berorientasi pada pembentukan agen perubahan sosial dan penciptaan komunitas intelektual kritis yang bermartabat. Produksi hasil kajian dan karya intelektual bermazhab kritis. Fasilitasi tumbuhnya kelompok-kelompok kritis-strategis yang memperjuangkan keadilan sosial, demokratisasi, dan tegaknya hak asasi manusia. Advokasi kebijakan publik agar berpihak kepada masyarakat yang tertindas demi keadilan sosial. Social pendidikan: program ini dilakukan dengan menyelenggarakan pendidikan menengah kejuruan dan dan pendidikan tinggi tinggi yang bermutu dan mampu menjawab tantangan zaman dan perubahan social. Mengartikulasikan ajaran Islam secara kreatif, moderat, dan toleran dalam konteks kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Mengembangkan penelitian, kajian, dan publikasi ilmiah untuk kemaslahatan kehidupan umat manusia. Memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pola pengabdian kepada masyarakat yang adil dan manusiawi.
Kini usia Fahmina sudah mencapai 11 tahun, tentu liku-liku, pahit getir, manis dalam perjalanannya, jika dituliskan sepertinya tidak cukup satu judul tulisan dan satu halaman. Untuk itu dalam rangka rasa syukur 11 tahun lembaga, Fahmina mengadakan serangkaian kegiatan dengan judul kenduri 11 tahun Fahmina. Diantara kegiatan yang dilakukan adalah Seminar COP di Unswagati, Bahsul Masail di babakan Ciwaringin, Publik Lecture, Pelatihan Aswaja, Pelatihan Jurnalistik di kampus ISIF, khataman al-Qur’an oleh hafidoh dan hafid mahasiswa ISIF, Lounching belasan buku hasil kajian fahmina dan Fahmina Gathering, yang mengurai Refleksi 11 tahun fahmina, Pentas seni, Refeleksi komunitas dan lain-lain. Kegiatan ini merupakan puncak acara ulang tahun Fahmina, dengan setting acara ruang terbuka dan santai, dimulai dengan penampilan musik pengantar. Tujuan dari kegiatan ini adalah a). Syukuran atas usia lembaga yang sudah sampai 11 tahun. b). Berbagi kebahagiaan dengan masyarakat melalui beberapa kegiatan yang berkaitan dengan edukasi/pendidikan dan informasi. Acara puncak ini akan diadakan di halaman Gedung Fahmina, Jalan Swasembada no 15 Majasem Cirebon, pada tanggal 27-28 desember 2011. (RS)

Google
Facebook
Twitter
Myspace
Linkedin
Yahoo
Digg
Del.icoi.us
Windows Live
Furl
Reddit
Blogger
Technorati
Rain Concert 