KOMNAS HAM; Siap Lanjutkan Pengusutan Kasus Pelanggaran HAM di Jawa Barat

“KOMNAS HAM akan mendorong pengusutan kasus-kasus pelanggaran HAM yang masih punishable oleh pihak berwajib”, demikian dikatakan Ifdhal Kasim, selaku pimpinan KOMNAS HAM, menanggapi laporan temuan pelanggaran HAM di Jawa Barat Jaringan Kerja Pemantauan dan Advokasi Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (Jaker PAKBB). Laporan temuan ini disampaikan di kantor KOMNAS HAM Jakarta, Senin 15/12/08.

“Penyampaian laporan dan hearing ini sendiri merupakan lanjutan dari kegiatan desiminasi atau sosialisasi hasil-hasil temuan pemantauan Jaker PAKBB di Bandung 10-11/12/08 yang lalu” kata Gatot Riyanto, anggota rombongan Jaker dari LBH Bandung. Anggota Jaker lainnya yang hadir dalam acara hearing ini adalah Ali Mursyid dari Fahmina Institute, Pdt. Krisna dari Gereja Kristen Pasundan (GKP), Fuad Fanani dari Jaringan Intelektual Muda Muhamadiyah (JIMM),  Unung Nurlamsyah dan Bursok Abernius dari Tim Manajemen Jaker. Hadir juga dalam acara tersebut para pemantau kebebasan beragama yang diwakili oleh Nimas Delilah dan Felix Gilbert Lase. Selain itu, rombongan Jaker PAKBB juga menyertakan perwakilan korban pelanggaran dari Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) yang diwakili oleh Eric Mubarik (JAI Bogor) dan Dili Sadeli (JAI Sukabumi).  Peserta lainnya adalah Solihin dari Cisewu dan Pdt. Retno dari GKP Jatinegara. Sementara itu, selain Ifdhal Kasim, anggota KOMNAS HAM, yang menerima dan siap berdiskusi dengan rombongan Jaker PAKBB adalah Ahmad Baso, Jonny Simanjuntak, dan Sriyana.

Dalam pertemuan itu, mula-mula Gatot Rianto mewakili Jaker PAKBB memaparkan hasil-hasil temuan Kegiatan Pemantauan Kebebasan Beragama Atau Berkeyakinan di Jawa Barat yang dilakukan oleh Jaker PAKBB dari kurun waktu tahun 2000 sampai 2008. Dari paparan Gatot, terungkap bahwa ada 153 peristiwa yang merupakan tindak diskriminasi dan intoleransi kebebasan beragama atau berkeyakinan di Jawa Barat.

Selanjutnya, beberapa peserta rombongan Jaker juga menyampaikan beberapa data dan pandangan untuk mempertajam apa yang disampaikan Gatot. Dari Gereja Kristen Pasundan dan Jamaah Ahmadiyah menyampaikan informasi tambahan yang mempertajam laporan yang disampaikan. Ali Mursyid dari Fahmina mengungkapkan bahwa kondisi yang terjadi khususnya Jawa Barat sesungguhnya seperti dagelan. Dimana pemerintah beserta seluruh jajaran aparatnya seakan-akan mandul dan tidak dapat berbuat banyak menghadapi para pelanggar hak kebebasan beragama. Nampak sekali pemerintah bukannya tak mampu, tetapi sepertinya tidak mau menangani pelanggaran HAM ini dengan serius. Anehnya KOMNAS HAM juga suara dan pandangannya nyaris tak terdengar, jadi yah lucu aja. “Ini seperti dagelan, karena yang memiliki wewenang, justru tidak berbuat banyak”, tegas Ali penuh semangat.

Dalam kesempatan tersebut Jaker PAKBB mendesak KOMNAS HAM agar dengan dengan sungguh-sungguh menangani lebih lanjut temuan kasus pelanggaran kebebasan beragama yang dilaporkan. Agar tidak terulang kembali tanpa adanya tidak lanjut khususnya dari pemerintah

Menanggapi laporan tersebut, KOMNAS HAM berjanji untuk mendorong pengusuan kasus-kasus yang masih punishable. Selain itu juga KOMNAS berusaha melakuka kajian atas peraturan perundang-undangan yang diduga kuat menjadi penyebab suburnya pelanggaran kebebasan beragama di negeri ini. “Hasil kajiannya akan kami umumkan Januari tahun depan”, kata Ahmad Baso, anggota komisi kajian dan pemantauan KOMNAS HAM. []
 

Comments  

 
0 #1 komentar sayayan we 2010-03-13 02:00
pelanggaran ham di jawa barat harus yang lengkap;-)8)
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

Pemikiran Buya Husein

KH. Husein Muhammad

Membangun Kembali Karakter Bangsa

Hari ini 11 tahun Fahmina. Berkaitan dengan hari ini, pertama-tama saya ingin menyampaikan “Selamat Datang” di kampus Fahmina, kawasan terpadu Lembaga Fahmina, Institut Studi Islam Fahmina (ISIF), dan SMK Buana Bahari Cirebon. Kampus yang sejak tahun 2008 digunakan Fahmina.

Resensi Buku

 

Bertemu dengan Para Pemikir Islam dalam Buku Pak Kiai

 Secara khusus, Kiai Husein hanya membahas tiga kitab dan ditambah dua sosok pemikir...

 

Nalar Islam Nusantara

Berdasarkan studi terhadap ormas-ormas Islam di Indonesia dapat diketahui adanya kecenderu...

Feed RSS

feed-image Feed

Add to Google

Statistik

Anggota : 439
Konten : 884
Web Link : 13
Jumlah Kunjungan Konten : 1235009

Yang Online

Kami memiliki 36 Tamu online

PEMBERITAHUAN: Alamat kantor kami yang semula di JL. SURATNO NO. 37 Cirebon, mulai Kamis, 08 Desember 2011 pindah di JL. SWASEMBADA NO. 15 MAJASEM - KARYAMULYA CIREBON JAWA BARAT 45132 Telp./Fax. 62-231-8301548