Fahmina Latih Teknisi Radio Komunitas

Pelatihan Teknisi Radio Komunitas Pada Tanggal 20 Agustus 2008 di Baina FM Desa Babakanmulya Kec. Jalaksana Kab. KuninganPersoalan teknis seputar pemeliharan dan perbaikan peralatan radio ternyata masih menjadi kendala sebagian besar radio komunitas yang dinisiasi Fahmina di wilayah Cirebon dan sekitarnya. Hingga saat ini, sebagian besar radio belum memiliki teknisi andal yang berasal dari komunitas mereka sendiri. Sehingga ketika radio mengalami kerusakan, komunitas tidak mampu menanganinya. Karena itu kemudian pada 20/08 di Rakom Baina FM Desa Babakan Mulya Kec. Jalaksana Kab. Kuningan, Fahmina menyelenggarakan pelatihan khusus bagi teknisi.

Pelatihan ini diikuti 20 peserta yang berasal dari  11 radio komunitas se wilayah III Cirebon meliputi: Caraka FM, AJ FM, Baina FM, Banyu FM, Bonbar FM, Palem FM, Buana FM, BBC FM, Bilik FM, Sukajaya FM, dan Radio Komunitas Kampus Wiralodra Indramayu. Menurut  Obeng Nur Rosyid dari Fahmina Institute, target dari pelatihan adalah agar komunitas memiliki para teknisinya sendiri, yang bisa memperbaiki kerusakan-kerusakan radio, paling tidak bisa mendeteksi kerusakan.

Materi pelatihan yang diberikan meliputi teori dan praktik. Pada sesi awal, para peserta dikenalkan teori-teori kelistrikan dan elektronik dasar, juga teori transmisi.  Pada sesi selanjutnya, dengan difasilitasi Syamsul Bahri (LPK Msafa Yasa Pratama), peserta diminta melakukan praktek langsung mulai dari mengenali komponen-komponen exiter (pemancar) radio hingga bagaimana medeteksi kerusakan (troubel shooting). 
 
Menurut Syamsul, untuk menguasai teknis betul peralatan radio tidak cukup hanya sehari. Dia berharap teman-teman aktifis radio komunitas, proaktif untuk terus berkonsultasi setelah pelatihan,disamping juga terus saling berbagi informasi, pengetahuan dan pengalaman teknis antar radio sendiri.

“Selain itu, selama ini pemeliharaan alat merupakan hal yang seringkali diabaikan. Padahal jika faktor itu diperhatikan akan sangat membantu agar peralatan radio terpelihara sehingga bisa terus berfungsi dengan baik,” tambah Syamsul.  [ ]
 

Add comment


Security code
Refresh

Pemikiran Buya Husein


MENGANGKAT TRADISI UNTUK KEADILAN DAN KEMANUSIAAN

28/11/2013 | KH Husein Muhammad
  Kondisi kehidupan bersama masyarakat dalam negara-bangsa dalam satu dasawarsa ini tengah mengalami krisis multidimensi yang akut. Berbagai problem sosial, ekonomi, politik, kebudayaan dan agama terus mendera-dera bangsa ini. Reformasi tahun 1998 yang semula diimpikan sebagai pintu masuk untuk membuka jalan...
Joomla! Україна

Resensi Buku

 

Nalar Islam Nusantara

Berdasarkan studi terhadap ormas-ormas Islam di Indonesia dapat diketahui adanya kecenderu...

 

Post-tradisionalisme Islam dan Tradisi NU

Tradisi dalam NU dan pesantren tidak bisa disamakan begitu saja dengan tradisi gerakan Isl...

Feed RSS

feed-image Feed

Add to Google

Statistik

Anggota : 225
Konten : 1021
Web Link : 12
Jumlah Kunjungan Konten : 1594256

Yang Online

Kami memiliki 12 Tamu online