Artikel

Merayakan Intoleransi

Merayakan Intoleransi

“Genosida tak dimulai dengan oven, ia dimulai dengan kata-kata,” ungkap Simon Wiesenthal suatu ketika. Simon, korban selamat Holocoust, yang kemudian menghabiskan hidupnya melacak penjahat perang Nazi. Lelaki kelahiran Buczacz, Ukraina, 31 Desember 1908 ini berhasil menyeret lebih dari 1.000 penjahat perang Nazi ke pengadilan. Ia sendiri pernah menjadi tawanan di Kamp Mauthausen dan dibebaskan Mei 1945. Puluhan anggota keluarganya, termasuk ibu, ayah tiri, dan saudara tirinya meninggal dalam Holocoust.

 

Membela Umat

Tragedi Sape, Bima, dan Mesuji, Lampung, baru-baru ini sungguh mengoyak-ngoyak nilai-nilai kemanusiaan dan moralitas kita. Kekerasan struktural yang mempertontonkan seo...

Menjadi Muslim-Indonesia; Inspirasi dari Pemikiran Gus Dur

Menjadi Muslim-Indonesia; Inspirasi dari Pemikiran Gus Dur

Tiga dekade yang lalu, Almaghfurlah Gus Dur pernah melontarkan satu pertanyaan menggelitik, “Kita ini sebetulnya orang Islam yang (kebetulan) hidup di Indonesia ataukah...

Husein Muhammad; Satu-satunya Kyai Feminis Indonesia

Banyak kecaman, hujatan dan stigmatisasi ditujukan kepadanya. Murtad, antek Yahudi, serta tidak sedikit yang mengkafirkannya. Bahkan lembaga yang ia dirikan 11 tahun yang...

Korupsi Akut Di Negara Penakut

Korupsi Akut Di Negara Penakut

Di Indonesia praktek korupsi tercatat sudah ada sejak zaman kerajaan Singosari. Di mana pada masa itu, keturunan-keturunan kerajaan saling berebut kue kekusaan. Majapah...

Transformasi Pasca-Pesantren; Refleksi atas Ulang Tahun ke-11 Fahmina

Transformasi Pasca-Pesantren; Refleksi atas Ulang Tahun ke-11 Fahmina

Hari ini (28/12/2011), Fahmina menggelar kenduri ulang tahunnya yang kesebelas. Sebelas buku dalam beragam tema diluncurkan. Gedung baru sebagai sekretariat baru pun di...

NU dan Pilkada

NU dan Pilkada

Rabu, 14 Desember 2011, kemarin Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kab. Cirebon baru saja menyelenggarakan perhelatan periodik lima tahunan di kantornya Sumber Cire...

Pelatihan Lanjutan Islam dan Kespro; Menjadi Pioneer Remaja Sehat di Pesantren

Pelatihan Lanjutan Islam dan Kespro; Menjadi Pioneer Remaja Sehat di Pesantren30 peserta alumni Pelatihan Islam dan Kesehatan Reproduksi yang diselenggarakan oleh Fahmina Institute pada tahun 2010, kini dipertemukan kembali dalam Pelatihan lanjutan t...

Merangkai Mozaik Keislaman di Ruang Publik dalam membentuk Karakterbangsa

Pendidikan Islam sangat bermanfaat untuk membangun karakter bangsa, karena Islam di Indonesia bukan termasuk Islam fundamentalis maupun Islam liberalis. Islam di tanah ai...

Teroris; Manifes Radikalisme Agama

Teroris; Manifes Radikalisme Agama

Islam sama sekali tidak membolehkan radikalisme. Karena Islam adalah agama rahmatan lil'alamin. Islam berasal dari dari kata salam yang berarti selamat, aman, damai. Isla...

Memori Traumatik G30S

Memori Traumatik G30S

Ada satu perdebatan menarik dalam melihat pembantaian G30S., dikalangan peneliti sejarah atau pengamat, bahwa peristiwa tersebut bisa dikatakan genocide, walaupun pernyat...

halaman 1 dari 17

Resensi Buku

 

Bertemu dengan Para Pemikir Islam dalam Buku Pak Kiai

 Secara khusus, Kiai Husein hanya membahas tiga kitab dan ditambah dua sosok pemikir...

 

Nalar Islam Nusantara

Berdasarkan studi terhadap ormas-ormas Islam di Indonesia dapat diketahui adanya kecenderu...

Feed RSS

feed-image Feed

Add to Google

Statistik

Anggota : 438
Konten : 883
Web Link : 13
Jumlah Kunjungan Konten : 1230397

Yang Online

Kami memiliki 71 Tamu online

PEMBERITAHUAN: Alamat kantor kami yang semula di JL. SURATNO NO. 37 Cirebon, mulai Kamis, 08 Desember 2011 pindah di JL. SWASEMBADA NO. 15 MAJASEM - KARYAMULYA CIREBON JAWA BARAT 45132 Telp./Fax. 62-231-8301548